MAHASISWA IAIN BUKITTINGGI RAIH MEDALI PERUNGGU DALAM LOMBA INTERNATIONAL DIGITAL INNOVATION AND INVENTION CHALLENGE IDIIC 2021 DI MALAYSIA

Photo: Istimewa

Photo: Istimewa

Bukittinggi. Rabu, 21 April 2021. Enam mahasiswa dari jurusan dan fakultas yang berbeda meraih medali perunggu tingkat internasional. Dengan Anjuran Kelab Inovasi Dan Rekacipta Sekolah Menengah Sains Pasir Puteh, Kelantan, Malaysia. Dion Pratama Putra, Andre Gustia, Rahmi Nurmeilia, Heni Okta Darma, Yusniarti, dan Ratna Juita menampilkan karya dengan judul “POWER HARD CHARGER” atau sejenis charger handphone dari dinamo.

Dion Pratama Putra menjelaskan bahwa inovasi ini mengedepankan konsep efisiensi yang awalnya charger dari listrik digantikan menjadi dinamo, dengan tujuan memudahkan untuk para masyarakat terutama di hutan, perkampungan dan bahkan ditempat yang tidak ada listrik sekalipun. Sehingga dapat menjadi pengganti terbaik dari charger yang menghabiskan banyak daya listrik, bahan yang digunakan juga sangat mudah ditemukan. Seperti tabung dari bahan limbah, kabel bekas charger dan lain sebagainya.

Andre menambahkan, melalui karya inovasi ini minimal bisa digunakan di lingkungan kampus IAIN Bukittinggi dan sekitarnya. Baik itu untuk mahasiswa, dosen pengajar, perangkat kampus serta seluruh masyarakat. Walaupun tidak mudah, tapi dengan kerja sama dan semangat yang tinggi maka harapan ini akan menjadi kenyataan. Karena ia yakin Allah SWT pasti akan memberi jalan yang terbaik untuk hambanya yang serius dan bersungguh sungguh.

Dengan satu satunya perwakilan dari IAIN Bukittinggi di lomba internasional ini, membuat mereka yakin dan percaya bahwa dibalik usaha pasti ada hasil. Terbukti, enam mahasiswa membawa nama baik IAIN Bukittinggi di kancah Internasional yang berhasil membawa medali perunggu ke kampus hijau. Lomba inovasi ini diikuti oleh ratusan instansi pendidikan dan ribuan peserta dari 3 negara yaitu Malaysia, brunei Darussalam dan Indonesia. Yang diwakilakan oleh masing-masing instansi pendidikan. Sebut saja Indonesia diwakilkan oleh IAIN Bukittinggi. Dion, ini adalah prestasi terbesar bagi diri ini. semoga kami bisa meningkatkannya jauh lebih baik lagi. Ungkapnya. (Humas IAIN Bukittinggi)