Prodi S2 AFI IAIN Bukittinggi Sukses Selenggarakan Penandatanganan MoU dan Webinar Nasional Bersama CRCS UGM dan HIPIUS

Photo: Istimewa

Photo: Istimewa

Bukittinggi. Selasa, 24 November 2020. Prodi S2 AFI IAIN Bukittinggi menjadi pionir dalam mengusung kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual, yang dirangkai dengan webinar nasional di IAIN Bukittinggi. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan antara Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Bukittinggi dengan Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) UGM Yogyakarta, juga antara FUAD IAIN Bukittinggi dengan Himpunan Peminat Ilmu-ilmu Ushuluddin. Adapun bidang kerjasama antaralembaga ini meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyararakat, dan publikasi ilmiah.

Dengan mengusung tema: “Islam dalam Dinamika Studi Agama di Indonesia”, kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 23 November 2020 melalui Zoom Cloud Meeting tersebut menghadirkan 4 Narasumber: Dr. Ridha Ahida, M.Hum (Rektor IAIN Bukittinggi), Dr. Nunu Burhanuddin, Lc., M.Ag (Dekan FUAD IAIN Bukittinggi), Samsul Maarif, Ph.D (Direktur CRCS UGM), dan Prof. Dr. Media Zainul Bahri, MA (Ketua Umum HIPIUS).

Dalam pidatonya, Rektor IAIN Bukittinggi berujar bahwa sejak awal kehadiran Islam di Jazirah Arab, masyarakat Muslim sudah berinteraksi dengan pemeluk agama lain. Dan sepanjang sejarah perkembanganya, perjumpaan-perjumpaan tersebut selalu terjadi di berbagai wilayah penyebaran Islam, termasuk di Indonesia yang komposisi masyarakatnya sangat heterogen. Karenanya, tema yang diangkat dalam webinar ini sangat relevan. Selain itu, Rektor juga menaruh harapan besar bahwa melalui penandatangan MoU ini dapat memberi kebermanfaatan buat CRCS UGM, HIPIUS, IAIN Bukittinggi, dan terutama masyarakat luas.

Direktur CRCS UGM dan Ketua Umum HIPIUS sangat menyambut baik dan antusias tawaran kerjasama dari FUAD IAIN Bukittinggi. “Kajian-kajian dan kerja-kerja akademik kemasyarakatan sangat penting dikolaborasikan antarlembaga sesuai dengan fokus masing-masing, agar dapat lebih memberi impak ke masyarakat”, ujar Samsul Maarif. (ZT- Humas IAIN Bukittinggi)