Upacara Bendera Pertama Pasca Menjadi UIN

Photo : Dokumentasi Umum

Bukittinggi. Jumat, 17 Juni 2022. Upacara setiap tanggal 17 bulan berjalan di lingkup Kementerian Agama merupakan upacara rutin yang dilaksanakan pasca terbitnya Instruksi Menteri Agama Republik Indonesia No. 2 tahun 2021 tentang Penghormatan Bendera Merah Putih dan Doa. Kegiatan ini sebagai bentuk Komitmen Kebangsaan bagi seluruh ASN Kementerian Agama. Wujud ikhtiar untuk memperkuat rasa nasionalisme, patriotisme serta semangat untuk mengabdi secara total kepada Bangsa dan Negara.

Tak terkecuali di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Upacara ini menjadi istimewa karena menjadi Upacara Bendera pertama pasca perubahan status dari Institut menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), sesuai salinan Perpres Republik Indonesia nomor 85 tahun 2022 yang ditandatangani pada tanggal 8 Juni 2022 lalu oleh Presiden RI Joko Widodo. Sebagaimana diketahui, proses transformasi ini memakan waktu yang tidak sebentar. Dengan segala kontribusi dari seluruh Civitas Akademika, pencapaian ini dianggap sebagai kado special atas perjuangan, keringat dan doa dari seluruh elemen jabatan yang ada di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Photo : Dokumentasi Umum

Tidak hanya soal transformasi Alih Status, kabar gembira juga datang dari Pengukuhan Guru Besar Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Prof. Dr. Ridha Ahida, M. Hum atas capaian Jabatan Tertinggi di Bidang Ilmu Filsafat. Berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi nomor 35359/MPK/KP.05.1/2022 tanggal 3 Juni 2022.

Dalam amanat upacara, Rektor menyampaikan terimakasih yang sebesar – besarnya atas partisipasi dari seluruh Civitas Akademika. “Pencapaian yang luar biasa ini bisa menjadi kenyataan berkat semua doa, kerja keras dan support dari seluruh Civitas Akademika”, tuturnya. Beliau juga menambahkan, dengan status baru setelah menjadi UIN, tentunya tantangan ke depan menjadi lebih berat dibandingkan sebelumnya. “Besar harapan agar ke depannya kita terus berupaya untuk memantaskan diri dengan predikat UIN yang telah disandang sekarang. Mari menunjukkan kontribusi yang lebih besar lagi bagi perkembangan dan kemajuan generasi bangsa melalui dedikasi tertinggi yang bisa diberikan kepada Universitas Islam tercinta ini”, tutupnya. (*Humas UIN Bukittinggi)