Walikota Bukittinggi Akan Memfasilitasi Pembebasan Tanah untuk Akses Masuk Kampus IAIN Bukittinggi

Photo : Humas IAIN Bukittinggi.

Bukittinggi. Kamis, 15 Juli 2021. Walikota Bukittinggi H. Erman Safar, S.H akan membentuk tim pembebasan tanah yang berada di Kelurahan Kubu Tanjung Kec. Aur Birugo Tigo Baleh yang akan digunakan oleh IAIN Bukittinggi untuk pintu masuk kampus II IAIN Bukittinggi. Tim ini nanti akan bekerja dan berkoordinasi dengan tokoh – tokoh masyarakat, Camat Aur Birugo Tigo Baleh, Lurah Kubu Tanjung dan masyarakat setempat. Lebih jauh Walikota sangat menyambut baik rencana pembukaan jalan masuk kampus tersebut karena dipastikan akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, seperti pendirian rumah kost, usaha fotocopy, warung makan, laundry, dll. Walikota yang juga seorang pengusaha ini telah mengkalkulasikan bahwa dengan jumlah mahasiswa 11.900 orang akan bergulir uang sebesar 11,1 milyar setiap bulannya.

Walikota yang pada saat itu didampingi oleh Wakil Walikota H. Marfendi, Plt Sekda Rismal Hadi, Plt Asisten II Supadria juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor dan jajaran karena telah memberikan fasilitas sarana komputer pada laboratorium terpadu IAIN Bukittinggi untuk pelaksanaan  Test CAT pada SKD CPNS tahun 2021. Rektor IAIN Bukittinggi sangat antusias dan menyambut baik rencana Pemko Bukittinggi untuk membantu proses pengadaan tanah sebagai akses pintu masuk Kampus II IAIN Bukittinggi yang berada di dua daerah yaitu Kab. Agam dan Kota Bukittinggi. Rektor IAIN Bukittinggi yang didampingi oleh Wakil Rektor 1 Dr. H. Asyari, M.Si, Wakil Rektor 3 Dr. Miswardi, M.Hum, Kabag Umum H. Idrial, S.Pd dan Kasubag Kerjasama Yusra.N, S.E tersebut juga menyampaikan bahwa sarana gedung yang berada di Kampus 1 Garegeh akan digunakan untuk pendirian Madrasah unggul yang proses pendiriannya saat ini sedang berlangsung. Selain digunakan untuk aktivitas PBM, Madrasah di kampus I tersebut juga akan dijadikan tempat perkuliahan Prodi PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang tahun ini jurusan tersebut telah mendapatkan izin oleh Kementerian Agama.

“Dalam rangka transformasi IAIN Bukittinggi menjadi UIN, kami mohon dukungan sepenuhnya dari Bapak Walikota dan Jajaran, karena IAIN Bukittinggi tidak akan berkembang tanpa dukungan dari Pemerintah Daerah” ucap Rektor Dr. Ridha Ahida, M. Hum. Sementara itu Wakil Walikota Bukittinggi H. Marfendi juga mengajak IAIN Bukittinggi untuk kembali melanjutkan program kerjasama Smart City antara IAIN Bukittinggi dengan Pemko Bukittinggi yang pernah dirintis oleh Walikota sebelumnya. lebih lanjut Wakil Walikota juga meminta peran serta dan kontribusi SDM IAIN Bukittinggi dalam pelaksanaan Program Digitalisasi yang sekarang sedang digalakkan Pemko Bukittinggi. (Humas IAIN Bukittinggi)